Kamis, 22 Desember 2016

INTRODUCE MYSELF & HAPPY MOTHER'S DAY!

Hai! Setelah sekian lama kepengen bikin blog akhirnya kesampean juga (nyiahahaha). Selama ini apa yang ada di pikiran gue cuma ada dalam pikiran aja, padahal buanyak banget apa yang pengen gue share dan ceritain gokilan.

Oke, gak asik kalo gue belom kenalin siapa gue. Nama gue Gerry Intan Darajati. Kalo kata mamake (nyokap, red) gue bayi emas banget. Karna pengorbanan beliau untuk melahirkan gue ke dunia yang penuh sandiwara ini (halah!) amatlah sangat UWOW BESAARRR! Bayangin aja (bayangin loh, jangan cuma baca doang yee), mamake pas usia kandungan 5 bulan udah pendarahan, dokter kandungannya udah nyaranin buat ikhlasin aja gak usah dipertahanin, tapi ya namanya juga orang tua teteup itu mempertahankan kandungannya sampe harus diopname bedrest. Akhirnya yaa sampe mau melahirkan pun bapake (bokap, red) disuruh ttd surat pernyataan yang inti isinya gak akan nuntut RS kalo salah satunya atau dua2nya meninggal, karna kondisi nya saat itu mamake bener2 harus mepertaruhkan nyawanya demi ngelahirin gue, “harus pilih salah satu, gak bisa dua2nya diselamatin Pak” gitu kata dokter ke bapake. Dan bapake pun gak mau milih siapa yang harus diselamatin, tapi yaa teteup maksa si dokter buat mengerahkan segala upayanya biar bisa menyelamatkan 2 nyawa tersebut. Di tengah kegalauan tersebut, mamake katanya terus berdoa keselamatan dan berharap juga anaknya yang lahir nanti perempuan. Karena selama 4x USG selalu dibilang si utun (jabang bayi, red) berkelamin lelaki. Akhirnya Allah benar2 menunjukkan kekuasaan-NYA, SUBHANALLAH..... Pada 7 Agustus 1990 di RS Azra Bogor lahirlah putri cantik dari rahim wanita tangguh dengan segala peluh dan pertaruhan nyawanya, si dokter keluar ruangan dan bilang ke keluarga “selamat ya Pak, intan nya lahir selamat, ibu nya juga selamat, alhamdulillah..” Yak! Nama intan tercetus dari dokter kandungan mamake dokter Danu Wirahadikusumah, karna menurutnya intan itu biarpun kecil tapi mahal. Dan doa mamake pun dengan mudahnya dimakbul Allah, bisa selamat dan perempuan! Itulah yang namanya takdir. Manusia memang bisa memprediksikan tapi akhirnya Allah Sang Maha Kuasa pula lah yang menentukan. Kun fayakun..

Dan tiadalah Tuhan yang menciptakan langit dan bumi itu berkuasa menciptakan yang serupa dengan itu? Benar, Dia berkuasa. Dan Dialah Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya : "Jadilah! maka jadilah ia". Maha Suci Allah yang di tanganNya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan."
Surah Yassin : 81-83


(Postingan pertama didedikasikan untuk Ibuku tercinta, Ibunda Atik Sugiarti)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar